Rabu, 26 Juni 2013

Antara Miyako, Miyabi, dan Mie Ayam Dalam Hidupku


Berbagai kesibukan dan aktivitas menghadang kaum perempuan zaman sekarang. Mereka harus bisa mengelola waktu, tenaga dan pikiran untuk melakukan beragam keperluan, mulai dari urusan rumah tangga, kantor, keuangan, dapur dan sebagainya.

Sebagai seorang wanita yang berkarier di luar rumah,  tak banyak waktu yang saya miliki untuk menyediakan menu makanan yang beraneka ragam bagi anggota keluarga. Jangankan yang beraneka ragam, yang satu ragam'pun tak jarang saya persiapkan dengan terburu-buru. Sehingga dapat dibilang, teramat sangat jarang saya membuatkan kue (camilan) untuk suami dan anak.

Namun demikian, ada satu menu handalan yang selalu saya sajikan di setiap akhir pekan, yaitu "Mie Ayam". Dan dapat dibilang itulah satu-satunya hidangan ringan yang bisa saya sajikan untuk menemani waktu santai kami sekeluarga. 

Seperti inilah Mie Ayam "Miyabi" yang saya buat (Photo: Google)

Namun, efek dari terlalu seringnya saya menghidangkan menu Mie Ayam tersebut, akhirnya hadirlah "Miyabi" di tengah keluarga saya. 

 

Entah siapa yang memulai, ketika saya membawa beberapa mangkuk mie ayam di suatu sore, tiba-tiba saja suami dan anak-anak kompak berseru: "Mama, Miyabi ya...!!!"

Sempat Ge-eR sih saat mendengar ucapan mereka, karena saya mengartikan: "mama cantik seperti Miyabi, ya...!! (he he...)

Sayapun tersenyum mendengar ucapan mereka. Namun disaat masih menikmati ke-Ge-eR an tersebut, tiba tiba suami berseru kembali dengan nada tanya "Mama, Miyabi ya...???"

Saya pun mulai tersadar, ada makna berbeda dari arti kata Miyabi yang sedang diucapkan suami saat itu. Saya pun spontan bertanya "Miyabi, apa sih...???"

 

Suara tawapun langsung meledak dari bibir suami dan anak-anak. Saya'pun makin penasaraan dengan arti kata Miyabi tersebut.

"Miyabi, itu mie ayam biasanya..!!!" jawab suamiku pelan sambil tersenyum kecil.

"Iya, habis mama bisanya cuma bikin mie ayam terus sih, ga pernah yang lain", sahut Firza anak sulungku dengan merajuk. "Makanya, kita panggil mama, "Miyabi" saja", lanjutnya dengan santai.

 

"Jleebb...", bergetar rasanya hati ini mendengar ucapan polos si sulung.

Dan sejak peristiwa itu, otak saya terus berputar-putar. Saya ingin bisa menyajikan makanan/camilan yang bervariasi dan disukai oleh semua anggota keluarga

 

Magic Warmer dan Mixer Miyako Pahlawanku 

 

Sejak tercetusnya peristiwa Miyabi itu, acara bongkar buku resep kue/makanan, menjadi aktifitas baru saya, karena saya ingin bisa menyajikan hidangan special untuk keluarga. Hampir semua resep yang saya temukan terlihat sedap dan nikmat.

Tapi begitu memandang peralatan bertempur yang ada di dapur, “Owh...Owh...!!!” hanya sebuah mixer Miyako yang masih terbungkus rapi (yang saya dapat dari kado saat saya menikah) dan sebuah loyang yang saya punya.. 

Jangankan oven/microwave untuk memanggang kue, cetakan kue pun tak ada. Otak-pun terus berputar. Hingga tatap mata saya mendarat pada sebuah Magic Warmer kesayangan yang duduk manis di pojok dapur.

 

Dengan terpaksa, uji coba resep pertama adalah resep yang serba di kukus. Dan pilihan jatuh pada resep bolu kukus. Resep simple, mudah dan murah bagi seorang pemula seperti saya.

Uji coba-pun dimulai....  

Adegan mengaduk adonan kue, yang selama ini belum pernah sekalipun saya lakukan, memberikan tantangan tersendiri buat saya kala itu. Beruntung, kinerja Mixer Miyako yang saya miliki sangat optimal dan bisa dihandalkan.

Dengan dilengkapi mangkuk tempat pengaduk, membuat saya tak perlu capek memegang gagang mixer. Kecepatan putarannya yang stabil, membuat saya merasa percaya diri akan bisa membuat bolu kukus yang nikmat, jauh dari hasil yang bantat. #PD....

 

Dan "berkolaborasi" bersama Magic Warmer Miyako, saya tak membutuhkan panci/dandang untuk mengukus adonan bolu kukusnya. Karena panas Magic Warmer Miyako tak kalah dengan panas yang dihasilkan kompor gas, sehingga adonan kue tetap bisa mengembang dan matang dengan rata. 

 
Magic Warmer Miyako (Foto Koleksi Pribadi)

Inilah hebatnya teknologi yang disajikan olen Miyako Indonesia. Satu piranti (Magic Warmer), tapi memiliki banyak fungsi. Magic Warmer tak hanya untuk memasak nasi. Tapi  bisa berfungsi untuk membuat soup, bubur, cake/kue, bahkan bisa juga untuk bikin mie ayam lo....

Indikator Multi fungsi Magic Waemer Miyako (Foto Koleksi Pribadi)

And Finally.... Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya saya bisa tersenyum selebar-lebarnya. Bolu kukus yang cantik untuk sajian keluarga, bisa saya ciptakan dari tangan sendiri.

Bolu Kukus Ala Saya (Foto Koleksi Pribadi)

Pujian'pun mengalir dari bibir suami dan anak-anak, akan kelezatan bolu kukus buatan saya.

"Asyiik, setelah ini tak ada lagi MIYABI dirumah kita yah, Ma", celetuk suami yang membuat wajahku memerah. He...he... 

 

Senang dan bahagia pasti, bisa menjadi ibu sekaligus istri yang "smart" buat keluarga kecilku, berkat kolaborasi yang indah bersama aneka piranti elektronik produk Miyako... (Tambah cinta deh sama Miyako)

Berkat produk-produk Miyako, kini saya bisa melepaskan label Mama Miyabi yang saya sandang selama ini.

Bye...Bye...Miyabi... !!!  Terimakasih Miyako...!!!

 

Cerita ini diikut sertakan dalam Lomba Menulis Blog Kisah Menarikmu Bersama Miyako.

 

Ingin tahu lebih banyak produk Miyako, kunjungi www.miyako.co.id 

atau  http://www.facebook.com/Miyako.Indonesia


 

 

 

 

 

 

 

4 komentar:

  1. luar biasa, saya juga pake Miyako.
    btw, Mak bisa dishare itu resep bolu kukus lucu nya?
    mau banget nyoba nya...
    lucu dan pastinya enak :)

    salam

    BalasHapus
  2. Hai mbak, makasih udah mampir.
    Untuk resep bolu kukus karakter seperti di foto, sama aja dengan bolu kukus biasa. Hanya untuk bikin karakter gambarnya emang butuh ketelatenan saja. untuk membuat karakter gambarnya, masukkan sebagian adonan yang telah diberi warna sesuai keinginan, lalu bikin karakter yang kita kehendaki diatas cetakan yang sudah berisi separoh adonan berwarna putih.

    oh yah, karena ini bolkus karakter, jadi bolkusnya nggak boleh mengembang, agar karakternya tidak rusak. jadi, gunakan api sekecil mungkin yah mbak


    BalasHapus
  3. mbak...hasil karyamu sing unyu kuwi mbok dikirim ke Jogja to...

    BalasHapus
  4. hahaha.... ayo main ke sidoarjo mbakyyuu.... ntar aku bikinin bolkusnya pake magic warmer Miyako'ku....

    BalasHapus