Siapa sih yang tak mengenal kue apem...????
Kue berbahan dasar tepung beras dan tape singkong dengan bentuk pipih-bundar
yang hampir selalu ada dalam setiap kegiatan ritual adat ataupun ritual agama
di sebagian masyarakat tanah air, terutama masyarakat jawa.
Namun, meski banyak dijumpai sebagai hidangan
dalam ritual adat ataupun ritual agama di pulau jawa, belum diketahui secara
pasti dari manakah kue apem berasal sebenarnya.
Apakah benar berasal dari jawa atau dari
daerah yang lain...? Sebab di daerah-daerah lain banyak pula dijumpai kue apem.
Bagi sebagian masyarakat jawa, kehadiran apem
sebagai sajian dalam sebuah acara yang bersifat ritual agama ataupun ritual
adat sudah menjadi hal mutlak yang wajib ada.
Entah siapa yang memulai pada awalnya...???
Misalnya pada saat perayaan megengan
(menyambut hadirnya bulan ramadhan), suroan atau juga saat selamatan orang
meninggal, keberadaan apem sebagai sajian pasti sangat mudah dijumpai.
Kehadiran apem, sebagai salah satu sajian
dalam sebuah ritual adat atau ritual keagamaan diyakini akan mendatangkan
keberkahan dari sang penguasa hidup.
Disajikannya Apem juga dimaksudkan sebagai
persembahan pada Tuhan sebagai ungkapan rasa syukur, serta juga sebagai
permohonan ampunan.
![]() | |||
| Apem sebagai hidangan wajib dalam sebuah ritual adat/agama / Gambar dari Google |
Tentu saja, banyaknya acara yang bersifat
ritual baik adat ataupun agama di negeri ini, secara tak langsung turut
melestarikan keberadaan apem sebagai kue tradisonal. Itulah hal yang patut kita
syukuri, karena bangsa Indonesia memiliki keaneka ragaman adat, budaya, agama
yang keberadaannya sinergi dengan pelestarian adat tradisi yang lain.
Meski saat ini menjamur makanan mancanegara
dan modern,, namun hal tersebut tak mampu menggeser kue apem sebagai hidangan
wajib saat acara adat ataupun keagamaan.
Selain dikarenakan kue apem diyakini
mendatangkan keberkahan, juga dikarenakan kelezatan kue apem yang penuh kaya
rasa.
Perpaduan rasa manis, asin, gurih serta
sedikit asam (berasal dari asamnya tape singkong) membuat kue apem memiliki
cita rasa tersendiri yang tak tersaingi kelezatannya.
Cita rasa kue apem yang nikmat dan lezat
serta mampu mengenyangkan, membuat
apem mempunyai tempat tersendiri di hati sebagian masyarakat negeri ini.
Karenanya selain sebagai menu wajib dalam
acara ritual agama ataupun ritual adat, tak sedikit yang menjadikan kue apem sebagai
kudapan pilihan bagi keluarga Indonesia.
Bentuknya yang menarik , serta teksturnya
yang kenyal namun tetap lembut membuat kue apem menjadi favorit bagi sebagian
kalangan.
Terlebih cara pembuatannya yang terbilang
mudah dilakukan. Kemudahan dalam pembuatannya inilah yang turut membuat
keberadaan kue apem tetap lestari dan bisa bersaing dengan aneka macam kudapan
modern lain.
Seiring berjalannya waktu, masyarakat juga
makin berinovasi untuk menjadikan kue apem semakin bervariasi, sehingga kue
apem tetap legendaris serta WarisanKelezatan kue apem tetap bisa dinikmati
oleh generasi selanjutnya.
Jika pada awalnya apem hanya dijumpai dengan
bentuk pipih-bundar (apem jawa), kini kue apem hadir dalam banyak bentuk dan
rasa yang membuat tampilan kue apem lebih modern dan makin digemari. Inilah
yang membuat kue apem bisa bersifat Goodness From Heritage
Misalnya kini dikenal apem selong (ini apem
favorit saya...), apem saus gula merah (apang golla), apel nangka dan aneka
apem lainnya.
Berikut resep apem selong yang saya dapat
turun temurun :
1. 250 gram tepung terigu
- 25 gram tepung tapioka
- 175 gram gula pasir
- 50 gram tape singkong
- 1/2 bungkus ragi instan
- 150 ml air kelapa
- 350 ml santan matang
- 1 butir telur
- vanili bubuk
1. Ambil 1/3
air kelapa, masukkan ragi instan, biarkan sampai mengembang
2. Remas2 tape
singkong dgn sisa air kelapa, saring
3. Kocok lepas
telur
4. Campur bahan
tepung, dgn gula, vanili dan larutan ragi instan, uleni adonan dgn air tape
singkong, masukkan telur, uleni lagi hingga adonan lembut dan gula larut
5. Diamkan
hingga adonan mengembang
6. Masukkan
santan,aduk hingga rata diamkan lg sampai adonan mengembang lagi
7. Panaskan
cetakan, ambil satu sendok sayur adonan, tuang kedalam cetakan,tekan adonan dgn
punggung sendok sayur, hingga berbentuk renda
8. Tutup adonan
hingga adonan matang dan renda berwarna kecoklatan, angkat dengan sutil kecil
![]() | ||
| Apel Selong / Gambar diambil dari Google |
Dari sekian inovasi kue apem yang telah ada, kalau
saya pribadi penasaran dengan inovasi pembuatan apem dengan menggunakan
#PalmboomCakeMargarin...???
Akan lebih lezatkah membuat apem menggunakan
margarin...??? Dan akan berpengaruhkan pada bentuknya???
Secara
selama ini belum pernah melihat orang membuat apem menggunakan margarin..??? ^Saya penasaran
Next, apapun inovasi masyarakat dalam
mengembangkan keberadan kue apem, semoga tidak akan membuat kue apem kehilangan
ciri khas (rasanya) Indonesia-nya
Dan sebagai generasi muda saya berharap
kelezatan kue apem tetap dapat dinikmati oleh generasi Indonesia selanjutnya, dan
mereka bangga mengkonsumsi apem yang merupakan kue tradisonal Indonesia.
Kue Apem #WarisanKelezatan Nusantara
#GoodnessFromHeritage
#PalmboomCakeMargarin


